Berita Terbaru

Berita Kehilangan!
Telah hilang seorang anak, dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Nama : Satriyo
Alamat : Yogyakarta
Usia : 7 tahun

Hilang hari minggu jam 13.00 WIB, memakai baju partai, celana pendek, kulit putih, rambut cepak dan pakai sendal jepit yang kegedean.

Bagi yang menemukan ciri-ciri diatas harap menghubungi ibunya karena sendalnya mau dipakai...
Seorang karyawan yang alim bersama-sama seorang karyawati sekantornya yang ketus tapi malu-malu butuh, ditugaskan dinas keluar kota. Dalam perjalanan mereka, sampailah disatu kota kecil yang hanya tersedia 1 losmen saja.

Apa mau dikata kamar tidurnyapun cuma 1 yang kosong, ya mau tak mau akhirnya sepasang insan itu tidur diranjang yang sama, saat sebelum tidur, karyawati itu memasang benang halus tepat di-tengah2 ranjang itu sambil berkata, "Kalau engkau melewati benang ini, kamu tak pantas sebagai manusia."

"Lalu pantasnya apa?" tanya rekan prianya. "Pantasnya BINATANG, tahuuu........" kata si wanita ketus. Malam itu berlalu, besok paginya karyawati itu memeriksa pakaian tidurnya yang tetap rapi dan melihat benang itu tak bergeming apalagi sampai putus, selanjutnya dia bilang, "Malahan sebagai binatang kamu juga TAK PANTAS."

"Lho kok ngomongnya gitu, jadi pantasnya APA, hayo jawabbb......," kata si pria dengan nada tinggi. "Pantasnya sebagai PATUNG di MUSIUM LILIN, tahuuu........"
Gue punya sekretaris baru, cantiik, kinyis-kinyis, maklumlah fresh graduated. Sebagai orang baru, dia cukup bisa diandalkan, semua tugas tugas dapat diselesaikan dengan baik, tanpa perlu petunjuk dan pengarahan.

Cuma satu yang sedikit mengesalkan [untung ketutup ama kinyis-kinyisnya], dia nggak pernah mau menjawab telpon. Akhirnya dengan sedikit nggak enak aku tegur, agar dia mau mengangkat telpon kalau telpon berdering.

Dengan polosnya dia jawab, "Boss, aku khan baru disini, semua keluarga, kenalan dan temen-temen belum ada yg tahu nomor telpon kantor ini. Jadi kalo ada telpon berdering, pasti bukan buat saya."
Suatu saat seorang gadis lugu bernama Ririn baru pulang dari sekolah dengan wajah yang bingung. Lalu dia bicara dengan ibunya.

Ririn: "Bu kok tadi di sekolah teman-teman laki ngeliatin kolong meja tempat Ririn duduk, kenapa ya ?"

Ibu: "Biasanya sih anak laki-laki kalau ngeliatin kolong meja yang didudukin anak perempuan mungkin mereka ngintipin celana dalam Kamu."

Ririn: "Ngintipin celana dalam? Waaah untung Ririn tadi lupa pake celana dalam

Ibu: "?????????"
Suatu saat seorang anak perempuan bertanya pada ibunya.

Anak : "Bu, apa sih kelebihan wanita itu?"
Ibu : "Ah, belum saatnya nak..."
Anak : "Nggak mau... nggak mau... pokoknya jawab !!!"
Ibu : "Nanti aja, kalo kamu udah kelas 6"
Anak : "Yaaaah ibu!!"

Waktu berlalu, si anak sekarang sudah kelas 6. Tanpa diduga oleh si Ibu, anaknya menanyakan kembali kelebihan wanita.

Anak :"Seperti janji Ibu 2 tahun lalu, apa sih kelebihan wanita itu ?"
Ibu : "Ya, kayak kamu itu! Ngotot !"
Sudah dua hari Edwin marahan sama istrinya. Kalau sudah marahan begini, biasanya mereka tidak saling tegur, apalagi saling bicara. Memasuki hari kelima marahan, Edwin tetap enggan bicara, apalagi istrinya tetap ogah ngomong.

Tapi celakanya besok pagi Edwin ada janji penting. Artinya, besok dia harus bangun pagi. Padahal Edwin paling sulit bangun pagi. Karena mereka masih marahan, sedangkan besok harus bangun pagi, maka dia cari akal bagaimana caranya supaya istrinya mau membangunkannya, tapi tanpa harus berbicara dengan istrinya.

Edwin mengambil secarik kertas dan ditulisnya pesan untuk istrinya, "Besok pagi saya ada rapat, tolong bangunin jam 6!". Diletakkannya kertas itu di atas meja rias istrinya, kemudian dia langsung tidur. Ketika keesokan paginya ia bangun, jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Alangkah murkanya Edwin, karena ia tidak dibangunkan istrinya.

Masih dalam keadaan kecewa dan emosi, ia menghampiri meja rias istrinya. Di situ ia menemukan secarik kertas yang sudah ditulis istrinya, "Bangun ... bangun, sudah jam 6 pagi!!"
Seorang laki-laki datang ke Institute of science merupakan tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak patent bagi penemuan tersebut. "Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan."

"Dan saya menamakan alat itu ... TELEPON," katanya. Para hadirin terkagum-kagum. Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. "Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung. Dan kami menamakan alat itu ... PESAWAT TERBANG."

Para hadirin semakin kagum. Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia. "Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi," katanya. Para hadirin Hebohh besar. "Dan Saya menamakan alat itu ... PINTU."
Seorang pria sedang berlibur ke Bali. Istrinya sedang dalam perjalanan bisnis ke Jakarta dan berencana untuk bergabung pada keesokan harinya. Ketika sampai di hotel, pria itu memutuskan untuk mengirimkan e-mail ke istrinya.

Karena tidak berhasil menemukan kertas memo dimana dia mencatat alamat e-mail istrinya tersebut, maka dia mencoba untuk sebisa-bisanya mengirimkan e-mail keistrinya. Sialnya, dia melupakan satu hurup dan e-mail tersebut melesat langsung menuju ke seorang wanita yang suaminya baru saja meninggal satu hari sebelumnya.

Saat wanita yang sedang berduka itu mengecek isi e-mail tersebut, ia berteriak dengan hebat lalu jatuh kelantai dan meninggal seketika. Keluarganya segera berlari ke dalam ruangannya dan melihat isi surat di layar komputer.

"Istriku tercinta, Aku baru saja sampai. Segala sesuatu telah disiapkan untuk kedatanganmu besok."
Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik helikopter. Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena sayang dengan anaknya ia pun setuju.

Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang "Naik bayar U$100, kalau anda bicara diatas nanti didenda U$500 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih U$1000."

Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, "Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun."

Si bapak bilang, "Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda." "Anda mau bilang apa?" tanya si pilot. "Anak saya jatuh," jawab si Bapak.
Ada seorang pemuda di daerah sumatera utara sana, kebetulan sedang nonton film di bioskop di daerahnya. Salah satu adegan di film itu adalah seorang gadis bahenol yang sedang berusaha membuka bajunya, setelah itu dilanjutkan dengan membuka kaos dalamnya.

Dan akhirnya tibalah pada adegan dimana gadis itu harus membuka juga seluruhnya. Namun sebelum gadis itu berhasil, tiba-tiba ada Kereta Api yang lewat dan menutupi si gadis. Setelah kereta api berlalu si gadis ternyata sudah berpakaian lengkap kembali.

Kecewalah ucok, setelah beberapa saat sempat menahan dentuman jantungnya. Esoknya, si Ucok datang lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film yg sama. Dan kecewa lagi. Tanpa kenal kata menyerah, esoknya pun dia masih nonton lagi sampai beberapa hari.

Tukang karcis penasaran melihat hal ini, maka bertanyalah ia. "Hey Lay .. Kalo tidak salah, sudah kau tonton pilem ini berkali-kali? Kenapa masih datang juga?" Si Ucok menjawab, "Ah benar kali itu bang, tapi aku yakin bang, suatu saat, kereta api keparat itu pastilah terlambat."
Seorang guru wanita sedang mengajar murid-muridnya di hari pertama masuk sekolah. Diatas papan tulis ia mencoba menggambar buah apel, lalu sambil membalikkan badannya ia bertanya kepada para murid, "Gambar apa ini ?"

Tak ayal para murid secara serentak berseru:"Pantat!" Mendengar jawaban tersebut, guru tersebut menangis sambil setengah berlari mencari kepala sekolah untuk mengadukan perilaku murid-muridnya.

Melihat tangisan sang guru wanita tersebut, kepala sekolah tanpa menanyakan alasannya, langsung saja menerjang masuk ke ruang kelas, lalu dengan emosi ia memarahi semua murid: "Kalian sungguh berani-beraninya mempermainkan seorang guru! Apa yang kalian lakukan terhadapnya ?!"

Sesaat ruang kelas menjadi senyap, semua murid jadi bengong, sang kepala sekolah kemudian menoleh ke arah papan tulis, ia semakin marah ketika melihat apa yang tergambar di papan tulis "Ini sudah keterlaluan, kalian bahkan berani menggambar pantat di papan tulis!" Mendengar ini sang guru wanita langsung pingsan.
Ada seorang pemuda yang kehilangan dompetnya yang berisi uang, SIM, kartu debet, kartu kredit dan surat penting lainnya. Pemuda ini kemudian meminta bantuan kepada seorang dukun agar dompetnya bisa kembali lagi.
"Mbah tolong bantu untuk menemukan dompet saya yang hilang tadi siang," pinta seseorang kepada dukun yang terkenal bisa menemukan barang-barang yang hilang.

"Tunggu sampai besok," bilang si mbah dukun.

"Tunggu gimana nih mbah,isi dompet saya itu ada uang, SIM, kartu kredit, dan surat-surat penting lainnya!" desak orang tersebut.

"Saya tidak bisa menemukan dompet sampean sebelum menemukan kunci kamar praktek saya yang hilang sejak kemarin." ujar si mbah kesal.
Ada seorang ibu yang sedang berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di pasar. Kebetulan sebelum sampai di pasar, ibu tersebut mampir ke sebuah toko penjual telur.
Pembeli: "Mas, telurnya berapa satu kilo?"

Penjual: "Telor ayam atau telor bebek?"

Pembeli: "Telor ayam."

Penjual: "Telor ayam biasa atau ayam kampung?"

Pembeli: "Ayam biasa."

Penjual: "Yang lokal atau yang import?"

Pembeli: "Yang lokal aja."

Penjual: "Yang lokalnya mau yang dari Jakarta ,Bogor atau Depok?"

Pembeli: "Yang Jakarta deh..." (Sambil terlihat kesal).

Penjual: " Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau Selatan?"

Pembeli: "Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan? "

Penjual: "Maaf Bu, saya ini penjual mie ayam di sebelah! Kebetulan yang jual telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu sama pembeli sampe dia dateng."
Seorang pria menelepon sebuah rumah sakit jiwa dan menanyakan kepada petugas di resepsionis apakah kamar no.27 ada pasiennya.

Petugas tersebut lalu memeriksa kamar itu dan segera kembali ke pesawat telepon, memberitahu pria si penelepon kalau kamar no.27 itu kosong.

"Bagus sekali!" kata si pria.

"Itu berarti aku sudah betul-betul berhasil melarikan diri!"
Ada seorang pria yang sakit keras yang di dampingi oleh istrinya di sebuah rumah sakit.

Dan nyawa pria ini tidak bisa tertolong lagi akibat penyakit yang dideritanya yang kemudian berpesan kepada istrinya apabila dirinya telah meninggal dunia.

Hadi : "Mah.. sebelum aku mati! nanti.. aku ingin berpesan padamu.."
Isteri : "Iya, bang.. apa pesan abang.."
Hadi : "Aku mau kau kawin dengan Harun... "
Isteri : "Uugh.. abang nie.. kan Harun itu musuh berat abang selama ini? Apa abang rela menyerahkan saya kepadanya..?"
Hadi : "Aku ingin dia menderita seperti yang aku alami selama 30 tahun bersamamu.."